Aksi Pemberantasan Korupsi


Dalam upaya pemeberantasan korupsi dan mewujudkan pemerintahan yang good government maka pada hari Kamis (8/12) di gedung BMB Setda Kab. Bangli diselenggarakan sosialaisasi dari BAPENAS dengan tema Membangun Komitment Rencana Aksi Daerah Pemberantasan Korupsi (RAD PK) dalam acara tersebut di buka langsung oleh Bupati Bangli I Made  Gianyar,SH.M.Hum di hadiri juga oleh Wakil Ketua DPRD Md Sudiasa, dengan Moderator Dr. I Wayan Gede Suacana,M.Si (UNWAR) Narasumber Mohammad Isro dan Fridolin Berek dari BAPENAS yang juga dihadiri oleh seluruh SKPD Kab Bangli.
Dalam sambutan Bupati Bangli saat membuka sosialisasi RAD PK menyampaikan bahwa korupsi merupakan salah satu wabah yang sudah membuat “Bangsa Indonesia terkenal” dan korupsi adalah salah satu penyebab dari kemiskinan di Negeri ini karena alioran air di stop di hulu, yang kaya tambah kaya dan yang miskin tambah miskin. Dilanjutkan dalam sosialisasi RAD PK kali ini adalah bukan untuk belajar korupsi akan tetapi bagaimana dengan sosialisasi ini dapat mengupayakan bagaimana Bangli kedepan mampu melaksanakan program pemerintah dalam hal ini BAPENAS untuk memberantas korupsi dimulai dari tahap pencegahan. Karena persoalan korupsi adalah tindakan yang dilakukan secara terorganisir. Diharapkan setelah sosialisasi RAD PK dapat terbentuk sebuah panitia kecil yang melibatkan semua unsur untuk menaggulangi Korupsi. “Sehingga kedepan loyalitas pegawai tidak lagi loyalitas terhadap atasan akan tetapi loyalitas kepada aturan yang sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku” tegas Bupati Bangli.
Bupati I Made Gianyar juga menyampaikan dalam hal ini sangat serius dan berkomitmen bahwa Korupsi di Kabupaten Bangli harus ditiadakan buka karena Bangli ingin mendapat penghargaan akan tetapi karena tindakan korupsi adalah tindakan yang tidak benar.
Dalam sesi diskusi yang dibawakan oleh modurator Dr. I Wayan Gd Suacana,M.Si dari UNWAR menyampaikan persoalan korupsi bukan hanya persoalan Daerah akan tetapi merupakan persoalan nasional yang didasari oleh dua hal yaitu Niat (keinginan) sehingga bagaimana dalam kehidupan dan menjalankan tugas kita dapat membatasi keinginan diri sendiri dan yang ke dua adalah Peluang (kesempatan) termasuk bagaimana dapat mengendalikan diri dan meminimalisasi peluang yang dapat memicu terjadinya korupsi.
Narasumber Mohammad Isro dan Fridolin Berek dari BAPENAS sosialisasi RAD PK adalah salah satu upaya dalam pemberantasan korupsi dalam arti luas dimana pelaksanaanya masih dalam ranah pencegahan dan tidak seperti asumsi umum dari kata pemberantasan yang lebih terkesan pada upaya penangkapan atau istilah extrim lainnya, karena pada dasarnya kata pemberantasan dapat juga bermakna penindakan, Pecegahan dan partisipasi masyarakat. Kegiatan ini adalah hasil dari respon positif dari Bupati Bangli untuk menuju Good Government sehingga perlu dilakukan remonisasi akan tetapi remonisasi tidak serta merta dapat menghilangkan korupsi karena yang paling penting adalah pembentukan mental mulai dari diri sendiri dan generasi muda yang nantinya juga di upayakan diselipkan dalam korikulum pendidikan disemua tingkatan pendidikan. Disampaikan juga bahwasanya korupsi bukanlah merupakan budaya akan tetapi wabah yang harus diberantas secara holistik dengan cara simultan melalui tiga tahap dengan target yang terukur dalam menindak lanjuti egiatan ini diharapkan dapat melibatkan semua unsur stakeholder yaitu Pemerintah, Akademisi, Masyarakat sipil dan Unsur Jurnalistik duduk bersama dan mengawal proses kegiatan ini.

Agenda Lainnya

Cari Agenda